Banner 728x90px

Isra’ Mi‘raj: Sarana Menumbuhkan Pemikiran Maju ke Depan


Total Kunjungan Anda:

Oleh : Gigih Taufiq Ismail, S.Hum

Peristiwa Isra’ Mi‘raj merupakan salah satu mukjizat agung yang Allah ﷻ berikan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Dalam satu malam, Rasulullah ﷺ diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Isra’), kemudian dinaikkan ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mi‘raj). Peristiwa ini bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga mengandung pesan besar tentang arah pemikiran umat Islam agar senantiasa maju dan berorientasi masa depan.

1. Isra’ Mi‘raj Mengajarkan Keberanian Melampaui Batas

Secara logika manusia, perjalanan Isra’ Mi‘raj sulit diterima. Namun Allah ﷻ menunjukkan bahwa keterbatasan manusia bukanlah batas kekuasaan-Nya. Pesan penting dari peristiwa ini adalah dorongan agar umat Islam tidak terkungkung oleh pola pikir sempit dan pesimis. Pemikiran maju lahir dari keberanian untuk melampaui kebiasaan lama, membuka diri terhadap hal-hal baru, serta yakin bahwa perubahan besar selalu mungkin terjadi dengan izin Allah. 

Seperti halnya dalam kegiatan sehari-hari, kita mencoba dari kebiasaan lama yaitu kurang optimis dalam belajar. Siswa mencoba untuk merubah nasibnya dengan dari kemalasan menjadi rajin karena ia yakin akan adanya Nasib baik yang Allah rencanakan dari usahanya. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat al-Hasyr ayat 18 : 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

2. Perintah Shalat: Fondasi Disiplin dan Peradaban

Hasil utama Isra’ Mi‘raj adalah diwajibkannya shalat lima waktu. Shalat bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga sarana pembentukan karakter. Di dalamnya terdapat nilai disiplin waktu, kebersihan, keteraturan, dan tanggung jawab. Pemikiran maju tidak mungkin tumbuh tanpa kedisiplinan dan kesadaran spiritual. Shalat mengajarkan keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan kesiapan menghadapi tantangan kehidupan dunia. Jika seseorang tidak tertib dalam sholat, maka akan sering terlewatkan bahkan bolong dalam melaksanakan lima waktu dalam sehari. Siswa SMK Muhammadiyah telah melaksanakan pembinaan rutin siswa dan pengarahan yang intensif, sehingga siswa terbiasa sholat sunnah dan wajib di sekolah.  

3. Integrasi Spiritual dan Intelektual

Isra’ Mi‘raj menunjukkan bahwa Islam tidak memisahkan antara spiritualitas dan intelektualitas. Nabi ﷺ mengalami perjalanan ruhani yang tinggi, namun tetap membawa misi nyata untuk membangun umat. Pemikiran maju dalam Islam bukan berarti meninggalkan agama, tetapi justru menjadikan nilai-nilai wahyu sebagai kompas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peradaban. Nilai inilah yang tercermin dalam pembiasaan di SMK Muhammadiyah Berbah, di mana para siswa dibina untuk aktif mengikuti berbagai perlombaan, baik di bidang sains maupun keagamaan.


4. Optimisme di Tengah Ujian

Peristiwa Isra’ Mi‘raj terjadi pada fase yang sangat berat dalam kehidupan Rasulullah ﷺ, yang dikenal sebagai ‘Āmul Ḥuzn (tahun kesedihan). Pada tahun itu, Rasulullah ﷺ kehilangan dua penopang utama dakwah: Khadijah r.a., istri yang setia mendampingi beliau, dan Abu Thalib, paman yang melindungi beliau dari gangguan Quraisy. Tidak lama setelah itu, beliau juga mengalami penolakan dan perlakuan kasar saat berdakwah di Thaif. Secara manusiawi, kondisi ini adalah puncak ujian lahir dan batin.

Namun justru setelah fase kesulitan tersebut, Allah ﷻ menganugerahkan peristiwa Isra’ Mi‘raj sebagai penghiburan, penguatan iman, dan peneguhan harapan. Hal ini menegaskan bahwa dalam sunnatullah, pertolongan Allah datang setelah kesabaran, dan cahaya harapan selalu menyertai hamba yang teguh.

Allah ﷻ berfirman: (Q.S. al-Insyirāḥ [94]: 5–6) 

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Dan Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”

Ayat ini menegaskan bahwa kesulitan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu disertai kemudahan dan harapan bagi orang-orang yang beriman.

Sikap optimis yang ditunjukkan Rasulullah ﷺ inilah yang melahirkan pemikiran maju dan peradaban besar Islam. Beliau tidak larut dalam kesedihan, tidak berhenti berdakwah, dan tidak kehilangan visi masa depan, meskipun realitas saat itu terasa sangat berat. Optimisme tersebut berpijak pada keyakinan penuh kepada Allah ﷻ, bukan sekadar harapan kosong.

Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, seluruh urusannya adalah kebaikan.” (H.R. Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa seorang mukmin selalu memandang masa depan dengan keyakinan, karena ia memahami bahwa setiap ujian mengandung hikmah dan peluang kebaikan.

Dengan demikian, optimisme di tengah ujian bukanlah sikap naif, melainkan cermin keimanan dan sumber lahirnya kemajuan. Dari Isra’ Mi‘raj, umat Islam belajar bahwa keterbatasan hari ini tidak boleh mematikan harapan esok hari, sebab Allah ﷻ selalu menyediakan jalan keluar bagi hamba-hamba-Nya yang bertawakal.


5. Arah Masa Depan Umat Islam

Isra’ Mi‘raj mengajarkan bahwa umat Islam harus memiliki visi jauh ke depan. Masjidil Aqsha sebagai titik persinggahan Isra’ mengisyaratkan pentingnya persatuan umat dan kepedulian terhadap peradaban global. Umat Islam dituntut untuk menjadi pelopor kebaikan, penggerak perubahan, dan pembawa rahmat bagi seluruh alam dengan pemikiran yang progresif namun tetap berlandaskan iman.


Penutup

Isra’ Mi‘raj bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi momentum untuk membangun cara berpikir yang maju, optimis, dan visioner. Dengan menjadikan nilai-nilai Isra’ Mi‘raj sebagai pedoman, umat Islam diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keimanan. Sebab, kemajuan sejati adalah kemajuan yang berpijak pada iman dan diwujudkan dalam amal nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Web SMKMuhberbah.com menggunakan dofollow, untuk memberikan apresiasi sedikit backlink kepada yang mau sudi mampir dan berkomentar.
Namun kami tidak menerima komentar berupa spam sehingga kami memoderasi setiap komentar, dan akan kami menghapus selamanya setiap komentar dengan link hidup.
Terima kasih